Jumat, 30 September 2011

pose poto pernikahan



Memilih gaya photo pernikahan banyak macamnya antara lain klasik/fotografi pernikahan tradisional, fashion/fotografi pernikahan kontemporer, dan fotografi pernikahan fotojurnalistik, anda tinggal memilih saja yang mana yang cocok untuk suasana yang anda inginkan

Apapun pilihan Anda, lebih baik Anda memilih seorang fotografer yang memiliki pengalaman terutama yang mengerti benar apa yang Anda dan pasangan inginkan. Selain itu, lebih baik jika Anda menunjukkan kepadanya tempat dimana upacara pernikahan akan diadakan serta tempat resepsi. Karena dengan mengetahui lokasi tempat upacara dan resepsi pernikahan, fotografer akan dapat memberikan masukan gaya foto yang bagaimana yang sebaiknya cocok untuk Anda berdua. Misalnya saja ketika Anda akan mengadakan upacara pernikahan sekaligus resepsi di hotel berbintang atau tempat mewah lainnya maka dia akan memberikan ide kepada Anda untuk memilih fotografi pernikahan yang bergaya kontemporer. Itu dikarenakan gedung-gedung atau tempat-tempat mewah memiliki hiasan seperti patung, air mancur ataupun memiliki kebun yang luas. Dengan adanya rumput yang hijau dipadukan dengan air tumpah yang keluar dari air mancur akan menciptakan kondisi yang sempurna untuk fotografi pernikahan kontemporer jika dapat dieksekusi dengan sempurna.

Namun, terlepas dari apapun jenis fotografi yang Anda pilih, ingat bahwa ada saat-saat tertentu dimana fotografer Anda harus benar-benar mengabadikannya tidak peduli dia spesialis dalam fotografi apa. Misalnya saja ketika dia harus mengambil foto sebelum acara pernikahan berlangsung. Foto pernikahan sebenarnya dimaksudkan untuk memberikan kenang-kenangan kepada Anda dalam setiap momen, tidak hanya pada waktu upacara pernikahan atau pada saat resepsinya, tetapi yang lebih dari itu adalah sebelum upacara pernikahan itu sendiri berlangsung.

Memilih foto pernikahan bergaya fotojurnalistis

Dari beberapa gaya fotografi pernikahan yang ada, foto pernikahan bergaya fotojurnalistis sekarang ini sangat digemari oleh banyak pasangan pengantin. Hal ini dikarenakan hasil foto dari foto pernikahan bergaya fotojurnalistik ini sangat bagus bila dibandingkan dengan yang bergaya klasik maupun kontemporer. Hal ini dikarenakan, foto pernikahan bergaya fotojurnalistik tidak harus melalui proses setting, pengaturan pose, foto berkelompok, ataupun harus dengan senyuman palsu, karena pada dasarnya foto pernikahan bergaya fotojurnalistik ini bertujuan memberikan kepada pasangan pengantin sebuah album pernikahan yang tidak seperti album pernikahan kebanyakan orang.

Semua pasangan pengantin menginginkan semua momen-momen istimewa sepanjang hari itu diabadikan oleh fotografer profesional, walaupun terkadang momen tersebut dianggap sepele, tapi pastinya akan memberikan kenangan tersendiri bagi pasangan tersebut. Oleh karena itu diharapkan fotografer bisa mengambil momen apa saja, walaupun orang-orang disekitarnya tidak sadar akan keberadaannya ketika mengabadikan momen-momen itu. Itulah sebabnya, reportase fotografi pernikahan bergaya fotojurnalistik ini menghasilkan foto yang alami dan spontan. Demikian pembahasannya semoga bermanfaat untuk anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar