Selasa, 11 Oktober 2011

Stress mengakibatkan rambut rontok

Siapa bilang kerontokan rambut di sebabkan hanya karena Anda salah menggunakan vitamin, karena memang sudah berumur, karena ada yang salah dengan waktu istirahat kita. Beragam pendapat yang menyebabkan rambut kita rontok. Kompas online berpendapat lain mengenai kerontokan rambut, kerontokan rambut di sebabkan karena stress.

Kompas memberikan informasinya :

Daniel memaparkan, ada tiga kondisi penyebab rambut rontok yang dikaitkan dengan stres tingkat tinggi. Inilah kondisi tersebut :

  • Alopecia areata

Alopecia areata adalah suatu kondisi rambut rontok yang umumnya terjadi pada daerah yang berbatas tegas seperti kulit kepala. Banyak faktor penyebab alopesia areata, termasuk salah satunya stres berat. Orang dengan alopecia areata, sel darah putih akan menyerang folikel rambut, menghentikan pertumbuhan rambut, sehingga membuat rambut rontok.

  • Telogen effluvium

Telogen effluvium adalah bentuk alopesia yang ditandai dengan kerontokan rambut secara difus yang dapat terjadi secara akut maupun kronis. Dalam kondisi ini, stres emosional atau stres fisik turut mendorong pertumbuhan rambut masuk ke dalam fase istirahat. Dalam beberapa bulan, rambut-rambut yang terkena efeknya akan tanggal secara tiba-tiba. Misalnya, saat Anda sedang menyisir atau sedang keramas.

  • Trikotilomania

Trikotilomania adalah gambaran kondisi kejiwaan di mana orang memiliki kecenderungan menarik rambut, alis atau bagian lain dari tubuh mereka sendiri. Orang dengan kondisi seperti ini biasanya sedang mengalami masalah dengan perasaannya (tidak nyaman), seperti stres, cemas, tegang, kelelahan, kesepian, atau frustrasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar