Rabu, 12 Oktober 2011

Hotzone terpanjang di Indonesia akan ada di solo


Hotzone-Wali Kota Solo Joko Widodo dan Direktur PT Indomaya Wira Sejahtera Anton Wirawan menandatangani perjanjian hibah penyediaan jasa layanan internet gratis hotzone, Selasa (11/10/2011), di rumah dinas wali kota Solo Loji Gandrung.


Kota Solo saat ini tengah menyiapkan kawasan Internet gratis di tepi jalan protokol sepanjang 10 kilometer. Fasilitas Internet gratis itu akan jadi yang terpanjang di Indonesia.

Fasilitas untuk masyarakat tersebut disediakan oleh salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jaringan Internet. "Kami akan memasang fasilitas hot zone ini di 40 titik," kata Direktur PT Indomaya Wira Sejahtera, Anton Wirawan, Selasa 11 Oktober 2011.

Dia menjelaskan, fasilitas hot zone tersebut memiliki perbedaan dengan hot spot. "Pengguna tetap bisa mengakses Internet dalam kondisi bergerak," kata Anton. Apalagi, titik hot zone yang disediakan menyambung sepanjang 10 kilometer tanpa putus, sejak Pasar Kleco hingga Perempatan Panggung.

Sedangkan biaya yang akan dikeluarkan untuk pelaksanaan program tersebut mencapai Rp 1,2 miliar. "Dana untuk program ini berasal dari tanggung jawab sosial perusahaan kami," kata Anton. Sedangkan bandwith yang disediakan untuk keperluan tersebut mencapai lima megabyte per detik.

Meski demikian pihaknya akan memberikan pembatasan bagi pengguna fasilitas Internet gratis tersebut. "Situs porno dan berbahaya akan kami blokir," kata Anton.

Selain itu, satu komputer jinjing hanya dapat mengakses Internet selama dua jam tiap harinya. "Nomor seri perangkat akan langsung terdeteksi oleh mesin kami," kata Anton. Alasannya, dia tidak ingin fasilitas tersebut mematikan keberadaan warung Internet yang ada di Kota Surakarta.

Rencananya, pemasangan peralatan tersebut akan dimulai pada November di lima titik. Hingga akhir tahun ini ditargetkan pemasangan hot zone di 40 titik bisa diselesaikan. "Fasilitas ini bisa dinikmati masyarakat hingga lima tahun ke depan," kata Anton.

Wali Kota Surakarta Joko Widodo berharap fasilitas tersebut mampu memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. "Warga bisa belajar berjualan secara online melalui Internet," kata Joko.

Dia juga berharap agar masyarakat bisa ikut menjaga fasilitas tersebut. Sebelumnya Pemerintah Kota Surakarta telah memasang peralatan hot spot di 11 titik di kawasan jalan protokol. "Namun peralatannya hilang dicuri orang," kata Joko Widodo.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar