Senin, 03 Oktober 2011

Kopi dapat mengurangi resiko penyakit kanker


Bagi anda pecandu kopi ada berita gembira, ada temuan yang membuktikan bahwa sering mengkonsumsi kopi lebih dari empat cangkir sehari, dapat mengurangi risiko kanker kepala dan leher sementara temuan lain menemukan cara mempersiapkan/penyajian tertentu dapat menghambat terjadinya kanker payudara, kanker paru-paru dan risiko kanker pankreas.

Temuan ini akan diterbitkan dalam online jurnal Cancer Epidemiology edisi 22 Juni, Biomarkers & Prevention.

Mia Hashibe, PhD, asisten profesor di departemen keluarga dan pengobatan pencegahan di University of Utah dan seorang peneliti di Huntsman Cancer Institute, memimpin studi, yang menganalisis hasil dari sembilan studi yang dikumpulkan oleh Kepala Internasional dan Epidemiologi Kanker Leher (INHANCE) konsorsium.

“Karena kopi begitu banyak dikonsumsi oleh kebanyakan orang dan ada hubungan yang relatif tinggi dengan tingkat kelangsungan hidup manusia seperti pencegahan penyakit kanker, hasil penelitian kami memiliki implikasi kesehatan masyarakat yang penting yang perlu ditangani lebih lanjut,” kata Hashibe setelah menyimpulkan bahwa peminum kopi sering memiliki 39 persen penurunan risiko kanker rongga mulut dan faring gabungan dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kopi dalam jumlah banyak.

Hashibe menambahkan, “Apa yang membuat hasil kami sangat unik adalah bahwa kita memiliki ukuran sampel yang sangat besar, dan karena kami menggabungkan data melalui banyak penelitian, kami memiliki lebih banyak kekuatan statistik untuk mendeteksi hubungan antara kanker dan kopi.”

Minum kopi juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat sebesar 60 persen dan menurunkan risiko tumor otak (glioma).

Sebelum Anda mulai merambah campuran favorit Anda, para peneliti di Umea University di Swedia telah menemukan bagaimana Anda membuat kopi Anda sama pentingnya dengan berapa banyak Anda minum dan temuan mereka yang dipublikasikan dalam online jurnal Penyebab Cancer edisi 29 Mei.

Untuk menangkal kanker, pertanyaannya adalah kopi tersebut perlu disaring atau tidak?
Kopi rebus Skandinavia mirip dengan kopi Perancis dan Turki / Yunani kopi memungkinkan kopi untuk mempertahankan asam lemak yang yang telah di ujicobakan terhadap hewan percobaan untuk kepentingan penelitianmenghambat pertumbuhan kanker.

Tim peneliti mengamati 64.603 peserta terdaftar dan mempelajari cara mereka menyeduh kopi, menyimpulkan bahwa wanita yang minum kopi rebus lebih dari empat kali sehari ada menurunkan resiko kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang minum kopi kurang dari sehari sekali. Sedangkan dengan wanita yang minum kopi disaring ada penurunan risiko untuk kanker payudara usia dewasa (di bawah 49 tahun) dan penurunan risiko kanker payudara usia manula (lebih dari 55 tahun).

Itulah manfaat minum kopi yang telah terbukti, meskipun bukti tersebut tidak bisa dijelaskan secara ilmiah, setidaknya hasil survei telah membuktikan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar